Search Engine Submission - AddMe Sulton's Blog: Multimedia

Ruang Info - Update

Tutorial PowerPoint

Tampilkan postingan dengan label Multimedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Multimedia. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

Download Software Guitar Pro 6.0.8 full version

 Software Guitar Pro 6.0.8 full

hai Sobat BBS...oh ya gan pernah denger software Guitar Pro?kalau gak perna denger,agan beruntung telah mengunjungi BBS blog ini,karna apa saya akan menjelaskan tentang guitar pro.
Guitar Pro adalah Software untuk mempelajari tentang dunia music(guitar,bass,rytme,dll).software ini bagus untuk pemula pemula untuk belajar bermain music terutama pada alat semacam guitar.
jadi agan agan tidak usah bingung mencari tab sebuah lagu,kalian cuma pakai software ini.ini mudah untuk di gunakan.

Software Guitar Pro 6.08 ini sudah terbaru,release dari Guitar Pro 6.
sayangnya software Guitar Pro 6.08 ini berbayar,tapi jangan khawatir,BBS blog akan memberikan software ini dengan GRATIS atau FREE hanya untuk anda.
linknya sudah saya sediakan dibawah ini.
cara menggunakan software Guitar Pro 6.08 ini cukup mudah,

  1. download Software Gitar Pro 6.08, linknya ada dibawah ini.ukurannya gak besar kok,cm(34.41MB).
  2. setelah downloadnya selesai, buka file rarnya----kalau gak punya Winrar klik disini untuk download Winrarnya(Winrar 4 terbaru 2012 full version)
  3. setelah di buka file rarnya,ekstract filenya,setelah itu instal(klik 2Xpada file yang bertipe EXE(aplication).
  4. selesai dech,tinggal agan coba dan praktekkan software itu.

ini link untuk download filenya :

- Software Guitar Pro 6.0.8----34.3MB klik disini
- winrar 4 final full version terbaru 2012(x32 dan x64) 5.59MB klik disini
- jika dibutuhkan password,passwordnya :www.sultonstudy.blogspot.com 

Rabu, 16 Mei 2012

Mengenal Adobe After Effect

Secara umum sesuai namanya bahwa After Effect ini merupakan software untuk membuat efek yang dinamis untuk video kita. Kemampuan software ini sungguh fantastis. Hampir semua efek yang sering anda tonton dalam film box office dapat dibuat dengan After Effect. Coba kita sebutkan efek-efek apa saja itu? Efek tertabrak mobil, efek diantara chaos lalu lintas dimana mobil saling menabrak seperti di Die Hard 4 di scene terowongan saat dikejar helikopter (btw saya jadi ingat celetukkan teman saya, sebentar lagi Die Hard akan diganti judulnya menjadi dajjal… karena tokoh utamanya memang tidak bisa mati oleh manusia biasa :p ), efek tembus kaca misalnya yang ada pada film Get Smart dimana perspektif kamera melingkari pesawat dari bawah menuju jendela, lalu kamera menembus kaca pesawat tersebut. Bagaimana melakukannya? Lalu efek ledakan pada suatu sudut kota, terlihat kendaraan ?misalnya bis? ditembakkan bazooka tapi meleset, dan bazooka itu pun meledak dibagian belakang bis sehingga menimbulkan efek dramatis. Kamera shacking, serpihan-serpihan ledakkan jatuh berhamburan. Dan tahukah anda yang sebenarnya terjadi? Sebenarnya ledakkan itu FAKE!! Anda percaya?? Percayalah it?s just a fake at all!!! Maaf maaf, saya terlalu bersemangat :D
Lalu ada lagi nich.. kita bisa merubah background yang ada pada video, dengan menggunakan matte painting. Matte painting ini adalah sebuah gambar yang terlihat real yang ditambahkan pada video sebagai background. Ingat film Sherlock Holmes saat scene diatas jembatan yang rusak beberapa menit sebelum film usai?? Lihatlah sekitarnya, apa mungkin kameramen, sutradara, clapper dan lain-lain ada pada tempat setinggi itu untuk menshoot artisnya? Mungkin sich mungkin saja, tapi apa ada yang lebih murah dari hihit.. yang lebih mahal banyak.. pokoknya apapun efeknya.. minumnya teh botol sosor :D
Yap, dengan matte painting, efek diatas bisa dilakukan tanpa harus membahayakan seluruh crew dan artis. Perkembangan ini menyebabkan kita tidak perlu mencari tempat-tempat yang baik untuk film, kita tinggal membuat gambar yang cocok, lalu background pun tinggal diganti. Ini juga memungkinkan kita untuk shooting dalam satu studio saja. Tinggal memakai greenscreen, lalu dengan After Effect, greenscreen tersebut diganti backgroundnya menjadi gambar, gambar matte painting dibuat, dan diolah sedemikian rupa sehingga jadilah film tersebut. That?s easy.
Dibidang desain, tentunya anda mengenal Photoshop juga bisa digunakan untuk mendesain sesuatu seperti buku tahunan, company profile, dan lain sebagainya. Dengan After Effect, hal ini bisa dilakukan. Malah lebih dasyat lagi, desain anda bisa dijadikan animasi seperti perspektif 3D animasi, handwriting animation, grafiti, dan masih banyak lagi.
Intinya After Effect digunakan untuk menambahkan efek-efek visual dan juga membantu anda dalam hal desain layout yang teranimasi pada projek video anda.
Tata Letak

Mengenal After Effect web desain grafis
layout after effect

Kita mulai pembahasan dari atas tampilan software ini. Disana terdapat beberapa menu. Lalu dibagian bawahnya terdapat Toolbar yang terdiri dari banyak icon yang merupakan tool operasional program.
Lalu bagian kiri terdapat sejenis library dan juga tampilan thumbnail dari elemen yang ada bila di seleksi.
Dibagian kanan terdapat pallete-pallete seperti Character, paragraph, info dan lain-lain.
Dibagian bawah terdapat sejenis detail effect, timeline, dan akan bertambah jendela bagian ini dalam bentuk tabs. Contohnya saat kita mengklik menu Composition > Add to Render Queue. Maka tampilan bawah ini berubah menjadi jendela tersebut.
Penggunaan
Penggunaan After ini secara prosedur mungkin agak membingungkan. Namun tentu ada alasan mengapa agak rumit seperti demikian. Prosedurnya yaitu saat anda membuka program ini, anda tidak menemukan apa-apa. Anda diharuskan untuk membuat komposisi baru dengan cara mengklik menu Composition > New Composition (ctrl+n). Isikan opsi-opsi yang ada dalam jendela yang keluar seperti nama komposisi, width dan height video, Pixel Ratio, Frame rate, kualitas resolusi saat pengeditan, dan juga durasi.
Lalu import footage (video dasar) yang anda punya kedalam library, termasuk juga gambar-gambar atau file audio yang anda punya. Caranya dengan mengklik menu file > import > file (ctrl+i).
Lalu tinggal menyeret elemen-elemen apa saja yang ada di library tadi kedalam timeline, memberi efek, menambahkan mask, memanipulasi gambar, dan sebagainya. Intinya proses pembuatan efek dilakukan.
Saat efek atau projek sudah selesai. Tahap akhirnya yaitu merender projek tersebut. Render adalah proses untuk menyatukan file projek kita, menjadi file yang berformat openable, yakni berformat yang mudah dibuka seperti avi, wmf, gif dan sebagainya.

Baik langsung saja langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Pembuatan
Langkah ke 1:
Setelah software terbuka, maka pilih menu composition > new composition. Atau bisa diakses cepat dengan shortcut ctrl + N.
Langkah ke 2:
Pada composisiton name, isikan nama yang anda inginkan; Pada preset, isikan ukuran video anda; Pada kotak Duration isikan durasi video anda. Bila bingung, sama kan saja dengan penulis. Klik saja ok.
Langkah ke 3:
Gunakan Tool Horizontal Type Tool lalu ketikkan sesuatu di bagian composition. Ganti jenis teks anda menjadi lebih catchy layaknya desain grafiti. Saya menggunakan font URBAN HOOK-UPZ; Ubahlah warnanya.

Mengenal After Effect web desain grafis
texting_in_ae

Langkah ke 4:
Lalu pilihah Pen Tool dan telusurilah teks anda dimulai dari bagian kiri bawah seperti gambar dibawah ini:

Mengenal After Effect web desain grafis
tracking text ae

Langkah ke 5:
Jika sudah, berilah efek stroke. Pilih Effect > Generate > Stroke. Perbesarlah ukuran stroke sehingga menutupi teks kita.

Mengenal After Effect web desain grafis
stroking image

Langkah ke 6:
Ubahlah Paint Style menjadi Reveal Original Image.

Mengenal After Effect web desain grafis
revealing stroke

Langkah ke 7:
Pastikan slider berada pada awal frame seperti ini.

Mengenal After Effect web desain grafis
slider

Langkah ke 8:
Tampilkan Effect Stroke pada Source name dengan cara mengklik tombol segitiga sampai terlihat efek Stroke itu.

Mengenal After Effect web desain grafis
start

Langkah ke 9:
Pada bagian Start, kliklah stopwatch. Ganti nilainya menjadi 100%.

Mengenal After Effect web desain grafis
keying

Langkah ke 10:
Geser Slider menuju pada detik ke 2, klik keyframe dan ganti nilainya menjadi 0%.

Mengenal After Effect web desain grafis
keying 2

Langkah ke 11:
Selesai.
Render
Sekarang waktunya merender, yaitu menjadikan file project kita menjadi file openable -dengan program lain- seperti format avi dan gif. Kita akan mencoba merender file yang baru kita buat tadi yaitu sebagai berikut:
Langkah ke 1:
Pilih menu Composition > Add to Render Queue.
Langkah ke 2:
Maka akan terlihat jendela Current Render pada bagian bawah. Klik Best Settings pada Render Settings. Pilih pilihan yang anda inginkan. Langsung saja pilih ok.

Langkah ke 3:
Pilih Loseless pada bagian Output Module. Lalu ubah opsi-opsi yang anda inginkan. Pada contoh ini kita menginginkan outputnya adalah format gif. Ganti format menjadi animated gif. Lalu klik Ok.

Mengenal After Effect web desain grafis
lossless

Langkah ke 4:
Pada bagian Output To: Tentukan direktori untuk file tersebut.
Langkah ke 5: Lalu klik tombol Render.
Yap, cukup sekian dulu pengenalan kita dengan After Effect. Kami juga berencana akan membuat Video Tutorial yang khususon membahas tentang After Effect ini segera. InsyaALLOH. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Belajar Adober Premiere Pro

Beberapa hari terakhir ini lagi asyik buat project video klip pake Adobe Premiere Pro 1.5 (thx to mr. tiar). Karena masih bener2 newbie, olahan tangan ini msh kerasa kurang halus tapi yah cukup puas lah.

Mp3 yang dipilih : Tohpati ft Glen Fredly - Jejak Langkah Yang Kau Tinggal.

Ide awal sih cuma nuangin apa yang ada di benak, ada mp3 gak ada video klip rasanya sayang jadi ya saya create lah video klipnya, dan walau itu cuma sekedar foto2 pribadi yang diulang-ulang dalam satu lagu. Kepengennya sih make template video atau buat animasi (minimal gif), tp karena masih newbie tadi mungkin next time aja lah.

Proses pembuatan : pertama-tama ya tentu saja instalasi software Adobe Premiere Pro 1.5 :D, nyiapin mp3 dan foto yg mau dijadiin klip, terus tinggal drag and drop ke bar audio dan video, next step nyocokin durasi klip (mau berapa lama munculnya foto itu) tinggal digeser-geser aja. Berikutnya masukin effect transisi di video trs jg durasi effect nya dicocokin mau berapa lama. Kalo sudah sesuai dengan keinginan kita tinggal di save aja projectnya. Karena sifatnya itu baru project maka untuk create ke format video (berformat .avi) maka project tadi harus di export ke bentuk movie.

Setelah export to video di klik mulai lah proses rendering (rendering disini adalah proses creating project kita tadi ke dalam bentuk video berformat .avi). Ini ni yang makan waktu lama, dengan rasa was-was karena spec kompie yg bener2 minimalis,kekeke....,bayangin aja orang2 biasa ngerender Pk proc intel 3 GHz saya cm pake Celeron 2,4 GHz, orang2 make min 512 MB RAM saya cm pk 256 MB ++ (sebenernya sih 384 MB tp karena yg 128 nya dipake sistem dan share VGA ya gt deh jadi 256 ++), dan yang paling mengkhawtirkan adalah tentu saja Si VGA onboard ini. Tapi untunglah semua kekhawatiran tak jadi kenyataan walau waktu ngerendernya lamaaa bgt krn spec minimalis tsb. Dan yang bikin terkejut setelah proses render selesai, file mp3 yang besarnya gak sampe 5 MB + foto2 yg berukuran sekitar 10 Mb an setelah dirender dan jadi klip video ukurannya membengkak drastis jadi hampir 1GB, fiuhhh pantes proses rendernya lamaaaa bgt.

Setelah jadi file avi video ini diconvert lg jadi file 3gp pake IMTOO converter supaya bisa diupload ke FS via photobucket. Oia file 3gp nya jadi 18 MB an, tp kualitas video nya jadi turun drastis juga,tp ya lagi2 gpp lah supaya bisa keterima di photobucket. Proses upload nya ternyata lama lagee, 1 jam an kl gak salah. Dan bagi yg mo lihat ada syarat dan ketentuan yang berlaku yaitu koneksi mesti super lancar ;)

Demi promosi profile utk non friend di FS di open dulu selama weekend ini
Silakan klik link di bawah ini

Memulai Adobe Premiere pro

Adoba premiere merupakan salah satu software video editing unggulan yang kerap digunakan dalam dunia perfilman. Banyak fitur yang bisa anda gunakan didalamnya, mulai dari fitur sederhana sampai dengan fitur yang lebih profesional yang pastinya bikin bingung orang awam, termasuk saya.. :D

Berikut saya jelaskan cara paling dasar dalam menggunakan adobe premiere....
Disini akan dibahas cara membuat project baru, mengimport, export dan encoding video. Jadi untuk teknik editing dan info-info yang lebih detil akan saya bahas di postingan selanjutnya..

Buka dulu adobe premiere anda.
Software ini tergolong berat, jadi bagi spek komputer yang rendah akan kesulitan menggunakannya.



Klik new project maka akan muncul menu ini. Kasih nama project anda kemudian OK
Selanjutnya akan ada profile atau preset project. Pilih sesuai dengan kategori video yang akan anda edit. Umumnya DV NTSC atau DV PAL dengan resolusi sekitaran 720x480.


Setelah itu anda akan dihadapkan pada workspace kosong beserta timeline editing. Import video anda dengan klik kanan import pada tab project di kiri atas.
Adobe premiere terkadang tidak mendukung format *.mp4 jadi bagi yang videonya berformat MP4 bisa di convert dulu jadi format MPEG atau AVI.

Video yang telah di import akan ditampilkan seperti dibawah ini

Langkah selanjutnya, anda drag video terebut ke area timeline. Di area ini maka video sudah siap diedit. Preview video bisa anda lihat di preview pane pada jendela kanan atas.


Video anda telah siap diedit? kini anda tinggal meng-export kemudian meng-encode video tersebut. Pilih menu export - media seperti gambar berikut


Maka akan muncul export setting dengan beragam preset. Biar tidak pusing, anda pilih saja salah satu preset tersebut. Resolusinya disarankan sama dengan video awal. Kalau anda mengerti, bisa setting sendiri outputnya sesuai yang diinginkan. Setelah itu klik OK

Akan muncul jendela adobe media encoder yang bertugas meng-encode video anda sesuai settingan export tadi.

Project anda akan masuk list antri dengan status waiting. Klik tombol start queue maka proses encoding akan berjalan... :D

Semoga tutorial ini berguna, walau cuma basic.. :D
Terus terang, lebih mudah memakai corel video studio daripada adobe premiere.. Namun untuk soal fitur jelas adobe premiere lebih banyak.

Tool Box Pada Adobe Premiere Pro


Toolbox berisi alat-alat yang digunakan untuk mengedit klip pada timeline. Klik pada salah satu tombol (atau menggunakan cara pintas pada keyboard) untuk memilih setiap alat. Alat default adalah alat seleksi pada time line.
Bila kita memilih alat pointer mouse biasanya akan berubah menjadi sebuah ikon baru untuk mewakili alat ketika selama kursor pada panel timeline. Dalam beberapa kasus, anda dapat mengubah fungsi alat dengan menekan tombol pengubah seperti tombol Shift.
Untuk lebih jelasnya tool atau alat yang di gunakan untuk proses pengeditan pada timeline Adobe Premiere saya akan menguraikan satu persatu tool atau alat beserta dengan shortcoutnya pada keyboard.

Button Keyboard
Shortcut
Description
Selection V Selection tool
Tool dafault/ alat default, di gunakan untuk alat memilih dan menggeser clip pada timeline.
Track Select M Track Select tool
Pilih semua klip di trek dari suatu titik tertentu, atau pilih beberapa track.
Ripple Edit B Ripple Edit tool
Penyesuaian titik edit dan memindahkan klip lainnya dalam timeline untuk agar seimbang.
Rolling Edit N Rolling Edit tool
Menyesuaikan titik edit antara dua klip tanpa mempengaruhi sisa timeline.
Rate Stretch X Rate Stretch tool
Mengubah durasi klip sekaligus mengubah kecepatan untuk kompensasi.
Razor C Razor tool
Memotong Clip pada time line.
Slip Y Slip tool
Memindahkan klip dalam dan keluar poin dengan jumlah yang sama secara bersamaan, sehingga sisa timeline tidak terpengaruh.
Slide U Slide tool
Memindahkan klip bolak-balik dalam timeline, sementara secara bersamaan menyesuaikan klip berdekatan dengan kompensasi.
Pen P Pen tool
membuat kontrol (jangkar) poin..
Hand H Hand tool
Tarik tampilan timeline kiri dan kanan.
Zoom Z Zoom tool
Klik pada timeline untuk memperbesar tampilan, atau tarik dan pilih area persegi untuk memperbesar ke arah tertentu.
Itulah tool yang di pakai untuk bekerja pada timeline Adobe Premiere.

Membuat Video Dubbing dengan Adobe Premiere

Hardware Tools that you need :
1. Mic recording.
Terserah mau pakai apa. Aku sih pakai yang ini.


B. Kalau mau yang lebih bagus dan hasilnya kayak professional beneran, mungkin bisa pakai Audio-Technica AT2020 USB Condenser USB Microphone
Ini salah 1 microphone IMPIAN ku

2. Head Set
Pakai headset untuk mendengar suara asli dari vidoe yang di dub, tanpa harus memberi gangguan suara rekaman pada saat proses rekaman. My suggestion is Ear Force X12 Gaming Headset and Amplified Stereo Sound

Kenapa aku suka? Soalnya selain bisa dipake di PC, ini juga bisa dipake di Xbox 360 punyaku. Nyehehe ttnu saja untuk main Magna carta 2. wahahahah

3. Computer/Laptop
Software that you Need
1. Free HQ Recorder
Ini gratisan. Kalau mau bagus ada yg bilang pake Nuendo. Tapi krn cracking, aku malas. Aku suka yg free kalau masih bisa free. Untuk cara memakainya, bisa dibaca di blogku yga lain How to record Voice into Computer Tutorial
Bagaimana Membuat Video Dubbing dengan Adobe Premiere
2. Adobe Premiere Pro
Maaf bajakan krn ga kuat beli originalnya. lol (cuman kuat beli windows 7 original aja). lagian knapa aku pake Adobe Premiere Pro 1.5 ? krn selain PC ku cm kuat buat Premiere 1.5, paket DVD bajakannya ya cmn itu. wahahaha
You can read the English tutorial at Adobe Premiere Pro CS5 Classroom in a Book


Bagaimana Membuat Video Dubbing dengan Adobe Premiere

1. Download Video, dan audio sound Effect nya. Anda bisa download banyak SFX GRATIS di Best free sfx download site . Anda bisa mulai menerjemahkan dan ketik dialognya di doc/notepad.
2. Record Voice
Saranku, minkan videonya, dan dengarkan suaranya dengan Head Set memakai 30% saja volume dr volume normal. Dengan begitu, fokus untuk mengeluarkan suara tidak akan terganggu dengan suara asli, namun Anda masih bisa merasakan feel karakter dan ambient nya. Pastikan saat Anda berteriak, jauhkan Microphone dari mulupaya suara tidak pecah dan menimbulkan ganguan suara ‘nafas’ berlebih

3. Start Mixing with Adobe Premiere
Untuk pemula, harap membaca tutorial tutorial photos slide show with adobe premiere pro tentang cara memisahkan video dengan audionya. Jika file extension video tidak disupport oleh premiere (Flv, MOV, VOB)  Anda bisa merubahnya dengan Free file format converting software format factory 2011 for windows 7 . kebanyakan video Fandub ku diambil dr  youtube
Ini screenshot premiereku


Ide dasarnya adalah memisahkan suara di layer yang berbeda


Kalau sudah beres, kamu bisa mulai export file video nya. Dan gunakan indows Movie maker untuk mengecilkan ukurannya sebelum di upload ke Youtube.
DONE

Mengenal Adobe Premiere

kali ini saya akan membahas tentang adobe premiere
image www.ilmugrafis.com
Adobe Premiere adalah program Video Editing yang dikembangkan oleh Adobe. Program ini sudah umum digunakan oleh rumah-rumah produksi, televisi dan praktisi di bidangnya. Keuntungan belajar melakukan edit video menggunakan Adobe Premiere adalah program ini sebenarnya mudah dipelajari dan dalam waktu singkat Anda dapat mencapai tingkat mahir walaupun sekarang masih pemula. Dengan latihan tentunya.

Adobe Premier lebih dikhususkan untuk merangkai gambar, video dan audio, bukan untuk animasi karena untuk animasi kita bisa memakai Adobe After Effect. Namun Adobe Premier terdapat beberapa trik rahasia yang dapat menampilkan multimedia yang lebih menarik. Oleh karena itu adobe premier dapat digabungkan oleh multimedia lainnya seperti 3D Studio Max, After Effects, Adobe Photoshop dan Utility multemedia lainnya.

Dengan menguasai adobe premier Pro anda akan mampu menyusun video event seperti pernikahan, video klip music, film cerita, video profil, showreel dll. Bagi orang awam ketika pertama membuka adobe premier mungkin akan sangat rumit. namun jika terus dilatih dengan metode pembelajaran tutorial sistematis, maka secara otomatis anda akan memehami tools dan fungsi-fungsi yang ada di adobe premier pro.

Program Adobe Premiere adalah bagian dari Adobe Creative Suite, sebuah rangkaian dari desain grafis, video editing, dan pengembangan aplikasi web yang dibuat oleh Adobe Systems. Premiere Pro mendukung banyak kartu video editing dan plug-in untuk percepatan proses, tambahan mendukung format file, dan video / audio efek. Premiere Pro CS4 adalah versi pertama yang akan dioptimalkan untuk 64-bit sistem operasi meskipun tidak natively 64-bit.

Premiere Pro merupakan penerus untuk mendesain ulang Adobe Premiere, dan diluncurkan pada tahun 2003. Premiere Pro merujuk ke versi dirilis pada tahun 2003 dan kemudian, sedangkan Premiere merujuk pada rilis sebelumnya. Meskipun dua versi Premiere Pro hanya didukung Windows, Premiere Pro CS3 tersedia baik untuk Windows dan Mac OS (hanya berbasis Intel Mac yang didukung) membuatnya menjadi salah satu dari beberapa lintas platform NLEs tersedia.

Premiere Pro digunakan oleh broadcasters seperti BBC dan The Tonight Show. Telah digunakan dalam fitur film, seperti Dust to Glory, Captain Abu Raed, dan Superman Returns (untuk video capture proses), dan tempat-tempat lainnya seperti Madonna’s Confessions Tour.

Fitur-fitur
Premiere Pro mendukung editing video berkualitas tinggi di hingga 4K x 4K resolusi, di hingga 32-bit per channel warna, baik dalam dan RGB YUV. Audio-contoh tingkat mengedit, VST audio plug-in mendukung, dan 5,1 surround sound pencampuran tersedia untuk audio fidelity tinggi. Premiere Pro dari arsitektur plug-in memungkinkan untuk impor dan ekspor format diluar dari kendala atau QuickTime DirectShow, mendukung berbagai jenis file audio dan video format dan codec pada kedua MacOS dan Windows.

Versi 1,5 ditingkatkan dukungan untuk video definisi tinggi konten, dan manajemen proyek baru ditambahkan alat dan filter baru. Hal ini juga termasuk dukungan untuk 24p panjangnya. Versi 1.5.1 menambahkan dukungan untuk HDV. Versi 2.0 lebih refines 24p dan HDV editing, dan merupakan yang pertama NLE utama untuk mendukung natively Canon 24F format pada kamera seperti Canon XL H1, dengan tambahan update. Sejak versi 2.0, Premiere Pro telah memerlukan prosesor yang mendukung SSE2, yang tidak tersedia di beberapa prosesor tua.

Pada Premiere Pro CS3 ditambahkan dukungan untuk output ke Blu-ray Disc, dan Flash MPEG-4/H.264 berbasis situs web, serta Waktu Remapping, yang mudah-di-gunakan variabel Fram rate pelaksanaan. Dimulai di Premiere Pro CS3, Adobe Encore disertakan untuk authoring menu dan interaktivitas untuk DVD, Blu-ray discs, dan Flash untuk proyek web. Adobe OnLocation (sekarang lintas platform pada CS4) juga termasuk untuk direct-to-disc rekaman dan monitoring. Perbaruan untuk Premiere Pro CS3 asli telah menambahkan dukungan untuk kamera format file baru. 3,1 ditambahkan asli Panasonic P2 MXF impor, mengedit, dan ekspor DVCPRO, DVCPRO HD DVCPRO50 dan material. 3,2 ditambahkan asli XDCAM HD EX dan impor dan mengedit.

Tampilan Adobe Premiere : <contoh ini menggunakan adobe Premiere pro CS4>
image www.ilmugrafis.comhttp://sultonstudy.blogspot.com/
[klik gambar untuk memperbesar tampilan]
Tunggu tutorial penggunaan Adobe Premiere pro hanya di IlmuGrafis
Semoga bermanfaat

Dapatkan uang disini

Link Terkait